Mendaki
merupakan kegiatan yang banyak digandrungi oleh banyak kalangan seperti
sekarang ini. Karena banyaknya pendaki-pendaki baru alias ‘newbie’ di dunia
pendakian, berikut penulis berikan beberapa tips mendaki bagi para pendaki
baru. Tips ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadi pendaki. Penasaran? Cek
aja :
1. Perbanyak Jogging
Sebelum Hari Pendakian Tiba
Malas
jogging sebelum mendaki? Bersiaplah untuk kram ataupun sejenisnya ketika hari
pendakian. Jangan malas untuk jogging. Lakukan jogging di pagi atau sore hari
secara rutin selama kurang lebih seminggu sampai dua minggu sebelum hari
pendakian tiba. Jogging memang terdengar seperti hal spele, tapi jika anda
tetap menyepelekannya, tanggung sendiri ya akibatnya. Anda pasti sering
mendengar ‘jangan menyepelekan hal kecil’, bukan? Untuk itu, mulailah jogging
agar badan anda selalu prima ketika pendakian. Karena di dalam dunia mendaki,
fisik adalah hal nomor 1 yang harus diperhatikan.
2. Carilah Pendamping
yang Berpengalaman
Pendamping
adalah salah satu tokoh penting ketika mendaki. Ibarat sepakbola, pendamping
adalah seorang playmaker. Dialah yang
menunjukkan arah, mengatur tempat istirahat, bahkan membantu membawakan tas
carrier ketika si pendaki merasa sudah tidak kuat. Oleh karena itu, pilihlah
seorang pendamping yang supel, yang mau memotivasi kita, bukan menggururi kita.
Pendamping yang sudah anda kenal sangat dianjurkan untuk anda pilih. Misalnya
saja seperti penulis yang memilih kakak sendiri sebagai pendamping ketika
mendaki. Karena selain sudah kenal dari lahir, seorang kakak pasti akan sepenuh
hati menuntun kita ke arah yang benar (emang mau taubat?). Jangan lupa, jika
seorang pendamping memberi masukan kepada kita, kita juga harus rendah hati mau
menerima masukkan tersebut. Laksanakan apa yang pendamping instruksikan kepada
kita, jangan ‘semau gue’ ketika di alam bebas, karena di alam bebas juga ada
aturannya. Bukan sebaliknya.
3. Jangan Pernah
Merasa Anda Adalah Pendaki Hebat
Pendaki
yang baik adalah pendaki yang rendah hati. Sebenarnya tips ini bukan hanya
untuk pendaki pemula saja, akan tetapi berlaku untuk semua pendaki baik pendaki
profesional sampai pendaki yang baru pertama kali hendak mendaki. Jika yang
profesional saja tidak dianjurkan untuk merasa hebat, bagaimana dengan kita
yang pada dasarnya adalah pendaki dengan pangkat terendah. Ketika berada di
alam bebas, segeralah berinstropeksi diri, bahwasanya yang berhak untuk
merasaha hebat adalah Allah SWT, Tuhan yang Maha Segalanya. Sadar bahwa kita
hanyalah sebutir debu atau bahkan lebih kecil di hadapan-Nya. Dengan begitu,
kita akan baru bisa merasakan keindahan alam yang sebenarnya, karena hati kita
telah bersih dan tidak ada sedikitpun ‘penyakit hati’ yang melekat dalam hati
kita.
4. Selalu Jaga
Kebersihan Dimanapun Berada
Pernah
melihat sampah-sampah seperti botol air mineral ataupun bungkus mie instan yang
‘tertinggal’ di gunung? Atau pernah melihat hal tersebut lewat gambar di
internet? Tentu rasanya sangat tidak nyaman. Karena semula alam sejuk yang
berwarna hijau berubah menjadi berwarna warni tumpukan sampah yang tidak sedap
dipandang dan aroma sekitar menjadi tidak sedap dihirup. Jika anda melihat
pendaki yang membuang sampah sembarangan seperti itu, ingatkan mereka. Ajak mereka
untuk kembali membawa sampah ketika turun. Atau jangan-jangan anda sendiri yang
seperti itu? Jangan sampai begitu, oke? Jadilah pelopor kebersihan di alam
bebas. Jika bukan kita yang mulai sadar untuk menjaga alam, siapa lagi? Agar
alam kita ini bisa tetap asri dan tetap bisa dinikmati oleh generasi
selanjutnya.
5. Jangan Mengeluh
Hobi ngeluh waktu di sekolah
atau kampus karena banyak tugas? Sebaiknya jangan lakukan ketika di gunung. Mengeluh
hanya akan membuat kita semakin buruk. Karena mengeluh pada hakikatnya adalah
termasuk dalam penyakit hati. Ketika mendaki, enjoy saja. Jangan terlalu
terburu-buru untuk mencapai puncak karena hal itu pasti membuat anda semakin
cepat lelah. Dan efeknya, mood menjadi buruk sehingga menimbulkan
keluhan-keluhan yang bisa menjadi hal yang tidak enak bagi teman-teman pendaki
yang lain. Kurangi keluhan anda, jangan samakan alam bebas dengan tempat
praktek dokter yang siang dan malam siap melayani keluhan anda. Nikmati setiap langkah demi langkah yang anda
lalui, nikmati pemandangan alam yang belum pernah anda lihat secara langsung
sebelumnya.
6. Jangan Lupa Bawa
Logistik dan Perlengkapan yang Memadai
Selain fisik, hal yang perlu mendapat
perhatian lebih ketika mendaki adalah adalah logistik dan perlengkapan. Logistik
lebih berkenaan dengan makanan dan minuman. Bawalah makanan dan minuman yang
lebih dari perkiraan pendakian. Hal ini bertujuan untuk berjaga-jaga jika
terjadi sesuatu hal yang sangat tidak kita inginkan. Misalnya kita tersesat di
tengah perjalanan, dan logistik kita habis sedangkan perjalanan masih jauh.
Tentu kita sebagai pemula pasti merasa was-was akan hal tersebut. Akan sangat
membantu jika kita tetap bersama dalam kelompok. Bagaimana kalau kita sendiri?
Semoga saja hal-hal tersebut tidak terjadi pada kita semua.
Bicara
soal perlengkapan, tentu saja hukumnya wajib untuk kita membawa ataupun
mengenakannya secara pribadi. Misalnya saja jaket, masker, celana PDL, sepatu
outdoor, pisau, dan lain sebagainya. Jangan lupakan, bawa kompas, protaktor dan
peta sebagai alat penunjuk arah kita. Penulis yakin anda mungkin belum terlalu
paham menggunakan kompas dan protaktor. Oleh karena itu, jangan biarkan
pendakian pertama kita terlewat begitu saja tanpa kita belajar hal tersebut.
Karena hal tersebut termasuk penting jika kita mau menjadi pendaki yang baik.
7. Tetap Jalankan
Kewajiban dan Berdoa
Ini nih
senjata pamungkas penulis. Biasakan, sebelum melakukan segala aktivitas,
mulailah dengan berdoa. Jangan pernah menyepelekan doa. Karena Allah adalah
Dzat yang Maha Memberi, berdoalah, meminta keselamatan dan kelancaran ketika
anda berangkat dari rumah. Dan jangan lupa, minta doa restu kepada orang tua
anda. Semoga pendakian anda diberi kelancaran. Aamiin.
*BONUS : Berikut penulis berikan gambar yang mungkin
membantu memudahkan kita semua untuk persiapan mendaki. Sedikit tips, tulislah
apa yang ada di gambar tersebut dan silakan anda beri tanda cek atau lainnya
bebas ketika anda sedang packing. Let's go!
*Sumber Gambar : Google Image & Komunitas Pendaki Muslim Indonesia














No comments:
Post a Comment
Penulis tunggu komentar-komentar yang bersifat membangun dan bermanfaat dari anda.