Saturday, 7 November 2015

7 TIPS JITU MENDAKI BAGI PEMULA



                Mendaki merupakan kegiatan yang banyak digandrungi oleh banyak kalangan seperti sekarang ini. Karena banyaknya pendaki-pendaki baru alias ‘newbie’ di dunia pendakian, berikut penulis berikan beberapa tips mendaki bagi para pendaki baru. Tips ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadi pendaki. Penasaran? Cek aja :

1. Perbanyak Jogging Sebelum Hari Pendakian Tiba


                Malas jogging sebelum mendaki? Bersiaplah untuk kram ataupun sejenisnya ketika hari pendakian. Jangan malas untuk jogging. Lakukan jogging di pagi atau sore hari secara rutin selama kurang lebih seminggu sampai dua minggu sebelum hari pendakian tiba. Jogging memang terdengar seperti hal spele, tapi jika anda tetap menyepelekannya, tanggung sendiri ya akibatnya. Anda pasti sering mendengar ‘jangan menyepelekan hal kecil’, bukan? Untuk itu, mulailah jogging agar badan anda selalu prima ketika pendakian. Karena di dalam dunia mendaki, fisik adalah hal nomor 1 yang harus diperhatikan.

2. Carilah Pendamping yang Berpengalaman


                Pendamping adalah salah satu tokoh penting ketika mendaki. Ibarat sepakbola, pendamping adalah seorang playmaker. Dialah yang menunjukkan arah, mengatur tempat istirahat, bahkan membantu membawakan tas carrier ketika si pendaki merasa sudah tidak kuat. Oleh karena itu, pilihlah seorang pendamping yang supel, yang mau memotivasi kita, bukan menggururi kita. Pendamping yang sudah anda kenal sangat dianjurkan untuk anda pilih. Misalnya saja seperti penulis yang memilih kakak sendiri sebagai pendamping ketika mendaki. Karena selain sudah kenal dari lahir, seorang kakak pasti akan sepenuh hati menuntun kita ke arah yang benar (emang mau taubat?). Jangan lupa, jika seorang pendamping memberi masukan kepada kita, kita juga harus rendah hati mau menerima masukkan tersebut. Laksanakan apa yang pendamping instruksikan kepada kita, jangan ‘semau gue’ ketika di alam bebas, karena di alam bebas juga ada aturannya. Bukan sebaliknya.

3. Jangan Pernah Merasa Anda Adalah Pendaki Hebat


                Pendaki yang baik adalah pendaki yang rendah hati. Sebenarnya tips ini bukan hanya untuk pendaki pemula saja, akan tetapi berlaku untuk semua pendaki baik pendaki profesional sampai pendaki yang baru pertama kali hendak mendaki. Jika yang profesional saja tidak dianjurkan untuk merasa hebat, bagaimana dengan kita yang pada dasarnya adalah pendaki dengan pangkat terendah. Ketika berada di alam bebas, segeralah berinstropeksi diri, bahwasanya yang berhak untuk merasaha hebat adalah Allah SWT, Tuhan yang Maha Segalanya. Sadar bahwa kita hanyalah sebutir debu atau bahkan lebih kecil di hadapan-Nya. Dengan begitu, kita akan baru bisa merasakan keindahan alam yang sebenarnya, karena hati kita telah bersih dan tidak ada sedikitpun ‘penyakit hati’ yang melekat dalam hati kita.

4. Selalu Jaga Kebersihan Dimanapun Berada


                Pernah melihat sampah-sampah seperti botol air mineral ataupun bungkus mie instan yang ‘tertinggal’ di gunung? Atau pernah melihat hal tersebut lewat gambar di internet? Tentu rasanya sangat tidak nyaman. Karena semula alam sejuk yang berwarna hijau berubah menjadi berwarna warni tumpukan sampah yang tidak sedap dipandang dan aroma sekitar menjadi tidak sedap dihirup. Jika anda melihat pendaki yang membuang sampah sembarangan seperti itu, ingatkan mereka. Ajak mereka untuk kembali membawa sampah ketika turun. Atau jangan-jangan anda sendiri yang seperti itu? Jangan sampai begitu, oke? Jadilah pelopor kebersihan di alam bebas. Jika bukan kita yang mulai sadar untuk menjaga alam, siapa lagi? Agar alam kita ini bisa tetap asri dan tetap bisa dinikmati oleh generasi selanjutnya.

5.  Jangan Mengeluh


                Hobi ngeluh waktu di sekolah atau kampus karena banyak tugas? Sebaiknya jangan lakukan ketika di gunung. Mengeluh hanya akan membuat kita semakin buruk. Karena mengeluh pada hakikatnya adalah termasuk dalam penyakit hati. Ketika mendaki, enjoy saja. Jangan terlalu terburu-buru untuk  mencapai puncak karena hal itu pasti membuat anda semakin cepat lelah. Dan efeknya, mood menjadi buruk sehingga menimbulkan keluhan-keluhan yang bisa menjadi hal yang tidak enak bagi teman-teman pendaki yang lain. Kurangi keluhan anda, jangan samakan alam bebas dengan tempat praktek dokter yang siang dan malam siap melayani keluhan anda.  Nikmati setiap langkah demi langkah yang anda lalui, nikmati pemandangan alam yang belum pernah anda lihat secara langsung sebelumnya.

6. Jangan Lupa Bawa Logistik dan Perlengkapan yang Memadai


                 Selain fisik, hal yang perlu mendapat perhatian lebih ketika mendaki adalah adalah logistik dan perlengkapan. Logistik lebih berkenaan dengan makanan dan minuman. Bawalah makanan dan minuman yang lebih dari perkiraan pendakian. Hal ini bertujuan untuk berjaga-jaga jika terjadi sesuatu hal yang sangat tidak kita inginkan. Misalnya kita tersesat di tengah perjalanan, dan logistik kita habis sedangkan perjalanan masih jauh. Tentu kita sebagai pemula pasti merasa was-was akan hal tersebut. Akan sangat membantu jika kita tetap bersama dalam kelompok. Bagaimana kalau kita sendiri? Semoga saja hal-hal tersebut tidak terjadi pada kita semua.
                Bicara soal perlengkapan, tentu saja hukumnya wajib untuk kita membawa ataupun mengenakannya secara pribadi. Misalnya saja jaket, masker, celana PDL, sepatu outdoor, pisau, dan lain sebagainya. Jangan lupakan, bawa kompas, protaktor dan peta sebagai alat penunjuk arah kita. Penulis yakin anda mungkin belum terlalu paham menggunakan kompas dan protaktor. Oleh karena itu, jangan biarkan pendakian pertama kita terlewat begitu saja tanpa kita belajar hal tersebut. Karena hal tersebut termasuk penting jika kita mau menjadi pendaki yang baik.

7. Tetap Jalankan Kewajiban dan Berdoa


                Ini nih senjata pamungkas penulis. Biasakan, sebelum melakukan segala aktivitas, mulailah dengan berdoa. Jangan pernah menyepelekan doa. Karena Allah adalah Dzat yang Maha Memberi, berdoalah, meminta keselamatan dan kelancaran ketika anda berangkat dari rumah. Dan jangan lupa, minta doa restu kepada orang tua anda. Semoga pendakian anda diberi kelancaran. Aamiin.


*BONUS : Berikut penulis berikan gambar yang mungkin membantu memudahkan kita semua untuk persiapan mendaki. Sedikit tips, tulislah apa yang ada di gambar tersebut dan silakan anda beri tanda cek atau lainnya bebas ketika anda sedang packing. Let's go!







*Sumber Gambar : Google Image & Komunitas Pendaki Muslim Indonesia

No comments:

Post a Comment

Penulis tunggu komentar-komentar yang bersifat membangun dan bermanfaat dari anda.