Friday, 6 November 2015

5 TIPS MAHASISWA BIAR BISA NGIRIT


     Mahasiswa merupakan seorang manusia yang sedang sibuk mencari ilmu dan jati diri. Untuk itu mahasiswa harus mau dan bisa bertanggung jawab atas apa yang diperbuat, termasuk me-manage uang bulanan ataupun mingguan atau yang biasa kita sebut dengan 'uang jajan'  Kebanyakan mahasiswa adalah seorang perantau dari kota yang amat jauh, sehingga diperlukan beberapa tips agar seorang mahasiswa bisa mengamalkan yang namanya pengiritan. Berikut ada beberapa tips dari 'cerita-ardan' agar kamu bisa ngirit. Cekidot :

1. Jangan Terlalu Memanjakan Diri


     Biasanya hal-hal seperti ini terjadi pada mahasiswa-mahasiswi baru atau yang biasa kita kenal dengan sebutan ‘MABA’. Kebanyakan seorang MaBa masih belum terlalu bisa untuk mengontrol keinginan. Misalnya untuk sekedar nongkrong biar kayak ‘Anak Gawl’ gitu. Padahal, biaya untuk sekali nongkrong biasanya sekitar 10-50 ribu tergantung tempat nongkrongnya juga sih.  Sebagai mahasiswa yang biasanya anak kos, tentu saja mau tidak mau membutuhkan yang namanya alat-alat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti sabun, pasta gigi, sikat gigi, shampo, dan mungkin bahan-bahan untuk memasak seperti minyak goreng, beras, dan lain sebagainya. Sebagai mahasiswa, biasakanlah hidup sederhana, mungkin boleh sih memanjakan diri sekali-kali. Tapi kalau keseringan kurang bagus juga. Karena sesuatu yang berlebihan itu ga baik.

2. Cari Kos/Kontrakan Sekitar Kampus


     Kenapa penulis menyarankan untuk mencari daerah yang dekat dengan kampus? Yap, tentu saja karena agar kita bisa lebih mudah akses ke kampus, yaitu dengan biaya yang murah alias jalan kaki. Dan kita ga perlu ngeluarin uang bulanan kita buat beli BBM (Bahan Bakar Minyak). Karena seperti kita ketahui, harga BBM di Indonesia semakin hari semakin naik. Padahal uang bulanan kita tentu saja tidak naik (pengalaman). Toh secara tidak sadar kita juga ikut berperan membantu mengurangi polusi udara dan kemacetan. Kalaupun terpaksa membawa kendaraan, tidak terlalu mengkonsumsi banyak BBM. Efeknya, uang jajan kita bisa kita tabung.

3. Paksa Diri Untuk Menabung


     Ada pepatah mengatakan, “Muda menabung, tua beruntung”. Yap, pepatah ini 100% memang terbukti. Akan tetapi, cara yang ini mungkin agak sulit. Bukan sulit dalam memasukkan uang ke tabungan / ‘celengan’ ya, tapi sulit untuk ‘menjaga’ isi tabungan. Sebagai anak muda, banyak sekali godaan yang menyapa. Misalnya saja sekedar ada tukang bakso lewat depan kos padahal sedang ga ada uang, sampai godaan-godaan update gadget atau fashion di toko-toko online. Untuk masalah semacam ini, ada berbagai macam cara untuk mengatasinya. Misalnya, kita tabung uang-uang tersebuat dalam sebuah kotak kayu yang terkunci dengan gembok, sedangkan kuncinya kita titipkan ke sahabat terdekat/orang terdekat yang dapat kita percaya. Sehingga jika kita berniat untuk mengambil uang yang ada di kotak tersebut, ada seseorang yang mengingatkan kita untuk menahannya.

4. Buat Daftar Pengeluaran


      Pernahkah anda melihat ibu anda di rumah membuat daftar pengeluaran keluarga? Jika pernah, contohlah. Tentu saja dengan versi seorang mahasiswa. Kebutuhan mahasiswa relatif lebih sedikit jika dibandingkan dengan seorang ibu rumah tangga yang menjadi ‘playmaker’ finansial keluarga. Nah jika seorang mahasiswa? Selamat! Anda telah menjadi playmaker untuk diri anda sendiri. Dan cara ini terbukti ampuh untuk mengontrol pengeluaran kita, karena semua sudah terkonsep. Hal yang sudah ada konsep biasanya adalah rencana yang sudah matang. Sedikit berbagi pengalaman, penulis selalu menulis daftar pengeluaran mingguan. Seperti biaya untuk nge-print, foto copy, makan, beli perlengkapan masak, bensin, pulsa, kuota internet, dan lain sebagainya.  Setiap minggu, penulis diberi jatah oleh orang tua sebesar Rp. 150.000. Tentu jumlah yang tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bisa dikatakan cukup. Kuncinya, jangan mengeluh dan sering bersyukur. Jika pembaca adalah seorang muslim, laksanakanlah sholat dhuha secara rutin.

5. Berdoa dan Bersedekah


     Cara yang ini biasa penulis sebut dengan ‘Cara Pamungkas’ untuk melengkapi cara-cara yang sudah ada. Setelah kita berusaha, tentu saja kita haruslah sering-sering berdoa dan bersedekah agar apa yang kita amalkan menjadi berkah. Mungkin ada pertanyaan, “Loh, katanya ngirit, kok malah sedekah? Ngasih uang kita ke orang lain?”. Secara logika memang ya, benar, tentu uang yang kita punya akan berkurang. Tapi jangan lupakan, Allah adalah Dzat Yang Maha Memberi Rizki. Bisa saja rizki kita datang secara tiba-tiba dan tidak kita snagka-sangka. Kuncinya hanyalah satu, percaya bahwa Allah akan memberikan yang terbaik untuk kita (yang kita butuhkan), bukan memberikan yang sekedar kita inginkan.


      Sebenarnya, masih banyak cara lain yang bisa kita lakukan agar kita bisa menjadi seorang mahasiswa yang ‘ngirit’. Akan tetapi, secara garis besar, 5 hal diatas adalah cara yang paling umum dan tentu sangat layak untuk dicoba. Karena, penulis juga melakuka cara-cara diatas. Terbukti, penulis bisa menyisihkan sekitar 20-50ribu untuk ditabung atau kadang-kadang sih untuk jalan-jalan gitu. Biar ga ketinggalan jaman dan biar kekinian gitu. Good Luck Guys!


*Sumber Gambar : Google Image

No comments:

Post a Comment

Penulis tunggu komentar-komentar yang bersifat membangun dan bermanfaat dari anda.