Kehidupan yang berjalan di dunia
ini terdapat berbagai suku, ras, agama, dan banyak perbedaan lainnya. Begitu
juga dengan kehidupan kampus, tak kalah berbeda, banyak juga perbedaan di
kehidupan yang satu ini. Kali ini penulis akan membahas tentang perbedaan
mahasiswa satu dengan yang lainnya. Penasaran? Cekidot :
1. Mahasiswa Akademis
Mahasiswa
yang satu ini selalu berorientasi kepada yang namanya akademik, akademik, dan
akademik. Apa itu akademik? Intinya, isi yang ada di otak mahasiswa yang satu
ini hanyalah nilai akademis semata. Pengen lulus cepet lah, IPK 4,9 lah (emang
ada?), dan sebagainya. Apakah salah menjadi mahasiswa yang berorientasi kepada
hal itu? Bukankah malah bagus dan bisa fokus ke proses perkuliahan? Ya, hal itu
memang benar. Bisa lulus cepat, bisa dapat nilai bagus, bisa fokus kuliah. Tapi
sayangnya, perlu digarisbawahi, biasanya mahasiswa akademik ini cenderung
egois, cuek terhadap lingkungan, tidak senang bersosial, hanya senang bergaul
dengan orang tertentu. Lulus cepat memang bagus. Akan tetapi lulus cepat dan
mendapatkan ‘nilai lain’ jauh lebih bagus.
2. Mahasiswa Aktivis
Namanya
saja aktivis, pasti orangnya aktif. Baik di kelas ataupun di luar kelas. Biasanya
mahasiswa yang satu ini memiliki rasa sosial yang tinggi, mudah bergaul, dan
ramah lingkungan (emang mesin mobil?). Mahasiswa ini kebanyakan adalah anak
organisasi. Baik organisasi kampus maupun di luar kampus. Mereka lebih berpikir
bahwa hidup itu bukan hanya untuk mendapatkan ‘nilai yang ditulis diatas kertas’,
akan tetapi ‘hidup adalah dimana kita bisa bermanfaat untuk orang lain’. Bagus,
memang bagus. Sayangnya, mahasiswa yang satu ini rata-rata kurang giat dalam
mengerjakan tugas-tugas kuliah. Bahkan tadak sedikit yang lebih mementingkan
aktifitas di luar kuliah daripada proses perkuliahan itu sendiri.
3. Mahasiswa Ideal
Mahasiswa
ideal. Dari julukannya saja sudah ideal. Pasti anda juga tahu kan apa itu
ideal? Mahasiswa yang satu ini bisa adil dalam segala aktifitas. Bisa membagi
waktu antara kuliah, organisasi, hobi, bahkan bekerja. Tapi tentu semua hal ada
konsekuensinya. Walaupun adil, mahasiswa yang satu ini tidak bisa fokus dalam
satu bidang. Akibatnya, energi terkuras banyak, waktu istirahat kurang, nilai
yang pas-pasan, dan lain-lain. Akan tetapi, walaupun begitu, setidaknya
mahasiswa yang satu ini sudah berusaha menjadi yang terbaik demi mendapatkan
pengalaman hidup yang berharga.
4. Mahasiswa Kupu-Kupu
Eits,
jangan salah tangkap ya, bukan kupu-kupu malam lho. Ini nih tipe yang paling
tidak diinginkan oleh mahasiswa manapun. Ada yang ingin? Atau bahkan ada yang
seperti tipe ini? Segera deh dirubah. Karena tak ada kata terlambat untuk
berubah. Mahasiswa yang satu ini bisa dikatakan adalah ‘juru kunci’ di kelas.
Mahasiswa yang satu ini adalah pemalas, tidak suka organisasi, IPK jelek, dan
sejenisnya. Karena apa? Karena mereka hanya Kuliah-Pulang-Kuliah-Pulang. Di
kelaspun mereka mungkin tidak memperhatikan isi dari perkuliahan. Tak beda
dengan di rumah / kos, kegiatannya hanyalah mungkin nongkrong nggak jelas,
tiduran, nonton film, dan sejenisnya. Jangan sampai kita seperti ini ya guys!
5. Mahasiswa Mandiri
Keren
nih mahasiswa mandiri. Bisa membiayai diri sendiri dan bahkan bisa bayar UKT
sendiri. Mahasiswa yang satu ini, biasanya memiliki jiwa muda yang tinggi.
Belum tentu juga, bisa jadi terpaksa karena keadaan ekonomi keluarga. Akan
tetapi, tetap saja mahasiswa ini perlu dikasih jempol. Mereka sudah berusaha
sebisa mungkin untuk tidak melibatkan orang tua dalam kehidupan mereka. Mereka
habiskan tenaga untuk bekerja, untuk bisnis, untuk berdagang, dan sebagainya.
Mahasiswa yang satu ini memiliki kelebihan dalam pengalaman dunia kerja,
kerasnya kehidupan, dan tentu kelebihan uang yang mungkin bisa ditabung untuk
keperluan mendatang. Walaupun begitu, tidak ringan untuk menjadi mahasiswa yang
satu ini. Harus memiliki stamina cadangan. Benar-benar harus bisa memanage
waktu antara kuliah dan kerja. Karena bagi mereka, waktu sangatlah berharga.
6. Mahasiswa Tukang Trip
Ini nih
yang lagi nge-hitz. Mahasiswa yang satu ini biasanya adalah seorang mahasiswa
yang sangat memperhatikan penampilan, update tentang segala hal, dan yang pasti
anak gaul. Mereka rela menghabiskan uang berjuta-juta rupiah demi bisa
menikmati indahnya alam di dunia ini. Mungkin untuk mendaki gunung-gunung seperti
mahameru dan rinjani, atau snorkling di lautan, dan sebagainya. Walaupun
terlihat keren, kebanyakan mahasiswa yang ini hanyalah tukang trip amatiran
yang sok gaul. Mereka bukan benar-benar mau menikmati alam ini, akan tetapi
mereka lebih menganggap bahwa alam pada era sekaranng adalah sebah lifestyle.
Jadi tak heran jika banyak kerusakan-kerusakan alam yang terjadi di alam yang
disebabkan mahasiswa yang satu ini (walaupun bukan hanya mahasiswa saja).
Misalnya membuang sampah di gunung, coret-coret petunjuk arah di jalur
pendakian, dan sebagainya. Anda seperti itu? Segera berbenah mas bro!
Itulah beberapa tipe mahasiswa menurut penulis, mungkin
masih banyak tipe yang lain. Adalah hak anda mau menjadi mahasiswa yang seperti
apa, karena karakter setiap orang berbeda-beda. Tips dari saya, pilihlah yang
terbaik untuk diri anda sendiri, dan untuk masa depan anda. Good Luck!
*Sumber Gambar : Google Image
*Sumber Gambar : Google Image





No comments:
Post a Comment
Penulis tunggu komentar-komentar yang bersifat membangun dan bermanfaat dari anda.